Jumat Curhat Presisi, Polres Alor Serap Aspirasi Warga Kalabahi Kota demi Kamtibmas Kondusif
Polres Alor kembali menggelar kegiatan Jumat Curhat Presisi sebagai upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 17 April 2026 pukul 09.00 WITA, bertempat di Aula Kantor Kelurahan Kalabahi Kota, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor.

Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolres Alor, Kompol Jeri Samzon Puling, A.Md., SH, dan mengusung tema “Menuju Indonesia Emas: Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.” Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Polres Alor, di antaranya Kasat Binmas AKP I Gusti Ngurah Arya Putra, KBO Reskrim IPDA Ibrahim Usman, serta unsur pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, RT/RW, dan warga Kelurahan Kalabahi Kota.

Dalam sambutannya, Wakapolres Alor menegaskan bahwa program Jumat Curhat merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan saran, kritik, maupun informasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia juga menekankan bahwa kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan aktif dari masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap terbangun komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Pada sesi diskusi, berbagai aspirasi disampaikan oleh warga. Ketua RT 01, Alexander Lading, mengusulkan perlunya sosialisasi terkait tanggung jawab pelaku keributan serta pembentukan forum pemuda peduli kamtibmas di setiap wilayah. Ia juga mendorong adanya kerja sama antara kepolisian dan instansi terkait untuk mengedukasi anak-anak dalam penggunaan handphone.
Sementara itu, Ketua RW I, Ronald Siawan, menyoroti maraknya kasus tawuran yang dinilai perlu penanganan serius dan tindakan tegas dari aparat kepolisian. Ia juga mengapresiasi kegiatan patroli rutin yang telah dilakukan dan berharap terus ditingkatkan.
Kepala Lingkungan II, Daniel Akal, mengungkapkan bahwa sebagian besar pelaku tawuran adalah anak-anak, sehingga diperlukan langkah preventif melalui kegiatan positif seperti olahraga dan pembinaan bakat. Hal senada disampaikan oleh tokoh perempuan, Nurhtima Talib, yang meminta penertiban aktivitas permainan biliar yang kerap menimbulkan keributan di lingkungan warga.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wakapolres Alor menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak serta mengajak masyarakat untuk membuat kesepakatan bersama dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian.
Kasat Binmas turut menambahkan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan positif bagi anak-anak dan pemuda, serta akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna memperkuat program pembinaan di masyarakat.
Humas Polres Alor

