Polres Alor Fasilitasi Pertemuan hingga Perdamaian Pemuda Batutenata–Lipa Bawah, Wujud Nyata Komitmen Polri Jaga Kamtibmas
Alor – Kepolisian Resor (Polres) Alor menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan memfasilitasi proses penyelesaian konflik antara pemuda Batutenata dan pemuda Lipa Bawah, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor.
Upaya Polri tersebut diwujudkan melalui rangkaian kegiatan mulai dari pertemuan mediasi hingga pelaksanaan deklarasi perdamaian yang dipimpin langsung Kapolres Alor AKBP Nur Azhari, S.H., pada Selasa (17/2/2026).
Pertemuan awal digelar pukul 11.35 WITA di Aula Bharadaksa Polres Alor, menghadirkan unsur Forkopimda, TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan kedua kelompok pemuda yang terlibat konflik. Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa penyelesaian konflik sosial merupakan tanggung jawab bersama, namun Polri hadir sebagai garda terdepan yang memfasilitasi dialog, mendorong kesepakatan damai, serta memastikan situasi tetap kondusif.

Kapolres juga menyoroti fenomena meningkatnya keterlibatan pelajar dalam aksi tawuran yang menimbulkan keresahan masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak, terutama orang tua, tokoh masyarakat, dan pemerintah, untuk bersama-sama membina generasi muda agar tidak mudah terprovokasi dan terjerumus dalam tindakan melanggar hukum.
Melalui forum yang difasilitasi Polres Alor merupakan langkah penyelesaian atas peristiwa tawuran yang terjadi pada Selasa siang dan Selasa malam, tanggal 16/2/2026, agar tidak ada lagi aksi lanjutan.
Pada hari Selasa tanggal 17/2/2026 pukul 17.20 WITA, bertempat di halaman Museum 1000 Moko, Polres Alor kembali memimpin kegiatan perdamaian antara pemuda Batutenata dan Lipa Bawah. Acara dihadiri jajaran Polres Alor, TNI, Pemerintah Kabupaten Alor, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para pemuda dari kedua wilayah.
Dalam arahannya saat deklarasi damai, Kapolres Alor menyampaikan harapan agar momentum bulan suci Ramadan menjadi penguat persaudaraan dan kedamaian di Kabupaten Alor. Ia menegaskan bahwa keberhasilan perdamaian ini menjadi bukti bahwa masyarakat Alor mampu menyelesaikan persoalan secara bermartabat dengan dukungan penuh Polri.
“Dengan terwujudnya perdamaian ini, narasi bahwa Alor tidak aman dapat ditepis. Justru kita tunjukkan bahwa Alor kondusif dan masyarakatnya menjunjung tinggi persaudaraan,” tegas Kapolres.
Proses perdamaian ditandai dengan pembacaan pernyataan sikap kedua kelompok pemuda, penandatanganan berita acara perdamaian, serta doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib di bawah pengamanan dan pengawasan langsung personel Polres Alor.

Keberhasilan mediasi hingga deklarasi damai ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai problem solver, pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Sinergitas Polri, TNI, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat diharapkan terus terjaga guna mencegah konflik serupa dan memperkuat stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Alor.
Humas Polres Alor

